Februari 2, 2007
· Disimpan dalam Wawasan
Dulu waktu saya kecil dan sampai sekitar SMA-an lah mungkin, masih punya pemikiran bahwa anak cerdas atau pinter adalah anak yang sering mendapat nilai matematika, fisika dan kimianya 10. Saat itu, saya menganggap bahwa anak yang berada di kelas IPA (dulu disebut juga A satu, kenapa bukan A tiga yaa?) adalah anak yang relatif lebih pinter dibanding yang masuk IPS ( A dua atau A tiga). Kadang-kadang juga saat ikut nimbrung acara ibu-ibu, sesekali terdengar para ibu bergosip dengan membanggakan anaknya yang masuk IPA atau kuliah di Tehnik (yang pastinya dulu kalo sekolah di tehnik akan mendapat gelar Tukang Insinyur).
Baca entri selengkapnya »
Januari 31, 2007
· Disimpan dalam Wawasan
Tak sengaja kemarin membaca artikel yang berjudul ”Kids Offer Advice to Stressed-Out Parents” di http://www.livescience.com/humanbiology/070123_working_parents.html. Setelah membaca isinya terkejut juga, ternyata menurut penelitian yang dituliskan dalam artikel tersebut, anak-anak tahu kalo orang tua pulang ke rumah dalam keadaan stress karena pekerjaan dan disadari atau tidak, stress orang tua karena pekerjaan yang terbawa ke rumah akan mempengaruhi anak.
Baca entri selengkapnya »
Januari 30, 2007
· Disimpan dalam Wawasan
“Aduuhh cucian banyak sekali, Wanaaa, Tirtaa, jangan kotor-kotoran yaa, kasihan kan mbak nyuci melulu”. Itu teriakan Ibunya WanaTirta begitu lihat pakaian yang menumpuk di keranjang pakaian kotor. Padahal ada sebuah iklan sabun cuci yang selalu berpesan ” Kalau enggak kotor yaa enggak belajar”. Nah loh gimana nih, tambah pusing kan Sang Bunda.
Kepusingan Sang Bunda mungkin akan segera terjawab, saat ini sudah ada bahan anti kotor, anti air dan dapat membunuh bakteri sekaligus. Hebat Bukan!. Bahan ini dikembangkan oleh para peneliti yang bekerja di US Air Force untuk kebutuhan tentara Amerika yang pergi ke medan laga, khususnya dalam menghadapi senjata biologi. Para peneliti telah mencobakan T-Shirt dan Underwear kepada tentara Amerika yang bertugas di Irak. Selama beberapa minggu penggunaan tanpa ganti dan cuci ternyata tidak ada keluhan kulit. Bahan tersebut aktif membunuh bakteri.
N ah, ini tentu sebuah khabar baik bukan untuk ibu-ibu dirumah. Menghemat air, menghemat sabun dan akhirnya stress juga hilang karena anak-anak aman bermain tanpa harus khawatir terkena bakteri dan kotoran.
Selengkapnya baca di :
http://www.telegraph.co.uk/news/main.jhtml?xml=/news/2006/12/31/nwash31.xml
Tabik
Januari 29, 2007
· Disimpan dalam Wawasan
Sebagian ibu sudah tahu kalo ASI (Air Susu Ibu) baik buat bayi, tetapi ada sebagian lagi yang beranggapan susu formula lebih baik buat bayi. Mana yang betul nih?
Kita lupakan dulu pertanyaan di atas, karena ini bukan masalah betul salah, tetapi ini merupakan hak asasi. Hak bayi untuk mendapatkan makanan yang terbaik dan makanan terbaik untuk bayi sampai dengan umur satu (1) tahun adalah ASI, bukan susu formula. Susu formula walaupun dibuat dengan teknologi secanggih apapun dan se-steril apapun sehingga harganya menjadi mahal, ternyata belum sanggup menandingi ASI khususnya dalam hal membangun antibodi dan kandungan subtansi kekebalan lainya, yang mana dapat melindungi bayi dari penyakit. Selain itu, ASI juga mengandung faktor-faktor pertumbuhan, hormon-hormon dan subtansi lain yang membantu pertumbuhan bayi dalam kecepatan yang sesuai. Dalam ASI pun sudah mengandung Asam-Asam Lemak yang membantu pertumbuhan otak dan kecerdasan. Baca entri selengkapnya »