Arsip untuk Nasib Anak

Mengurangi Minum Susu Anak, Bagaimana?

Si wana sudah hampir 4 tahun umurnya, tepatnya 3 tahun 11 bulan. Sampai detik ini, kebiasaan minum susunya masih banyak sekali, menurut saya loh. Hampir mencapai 800 mL/hari. Berat badannya sekarang adalah 24 kg lebih, dengan tinggi lk 107 cm. wana terlihat gemuk dan besar, saya khawatir sekali jika kebiasaan minum susunya tidak dikurangi maka berta badanya akan terus bertambah.

Nah, buat para orang tua yang sudah berpengalaman…kami mau bertanya nih bagaimana cara mengurangi minum susu anak saya ini, karena selain minum susu, si Wana kuat juga makannya hehehe…

salam

Tiada komentar »

Wana pup di Celana Terus

Saya sedang pusing akhir-akhir ini, anak saya si wana senang sekali ee di celana, walaupun hanya ngecrit tapi kan sangat mengganggu. saya sudah sering katakan kalau mau pup yaa bilang aja, tetapi dia sering menahan dan kemudian ngecrit dech di celana.
Gimana yaa cara kasih taunya..udah hampir frustrasi nih he..he..he..

salam

Komentar (1) »

Tirta Baru Bisa Jalan

Si Tirta, umurnya pas satu tahun tetapi dia baru bisa jalan. masih tertatih-tatih dan hanya mau di atas kasur saja. pada saat berjalan Si Wana selalu memberi semangat..”adek ayo..adek ayo..jalan..jalan” begitu teriakan-teriakan Si Wana menyemangati adeknya.

Dibanding si Wana , Tirta badanya lebih kecil, tetapi dia lebih lincah. sampai-sampai kalo mau tidur pun dia berputar-putar terlebih dahulu atau merayap-rayap dipinggir kasur he..he..he…Ada satu hal yang sama, yaitu klo udah tidur adalah mengemut ibu jari tangannya (jempol) klo dicopot malah nangis diganti dengan dot pun tidak mau.

Selain badanya lebih kecil, Tirta mempunyai rambut yang lebih jarang..sampai sekarang rambutnya belum tumbuh sempurna, masih sedikit gundul. Gimana yaa caranya agar rambutnya tumbuh dengan tebal dan hitam seperti si Wana?

Tiada komentar »

ULang TaHun BaLiTa

Kemarin waktu ngadain acara Ulang tahun si wana di sekolahnya preschool 1, ada yang mengganjal di hati. Kebetulan saya diberi kemewahan waktu untuk mendampingi acara ultah si Wana di sekolahnya tersebut. ganjalan hatinya adalah karena saya pada awalnya menduga akan ada kemeriahan dan kebahagaian di anak-anak yang ikut merayakan ultah.

Ternyata harapan tinggal harapan, ternyata pada saat acara, anak-anaknya pada cuek bebek, Si Wana sendiri yang ulang tahun malah bengong aja liatin bolu (kue tart) begitu sebagian temen-temenya, disuruh nyanyi diem semua, disuruh tepuk tangan  bengong, yang rame malah hanya para mentor dan instruktur.

he..he..he…begitulah nasib anak, belum ngerti ultah, tapi karena sudah tradisi dan gengsi orang tua yaaah sudah dirayain…

Komentar (2) »

Pre school

Waktu mau mendaftarkan Si Wana ke Pre Scholl, saya ditanya umurnya si Wana. 2 Tahun 10 Bulan jawab saya. kemudian pihak sekolah menjelaskan bahwa ada tiga level di pre scholl yaitu toodler, playgroups dan kindergarten. Nah untuk Wana masih masuk Toodler katanya, karena belum berumur 3 tahun. kemudian saya bilang masukin aja di Playgroups kan tinggal 2 bulan lagi aja. jadilah si Wana di Playgroups. Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

Mengapa Kita Ingin Punya Anak?

Mengapa, hampir semua, dari kita ingin memiliki anak? bukankah memiliki anak akan menambah beban? bukankah memiliki anak hidup kita tidak bebas lagi? tidak seperti waktu masih gadis atau bujangan?

Pernahkan kita bertanya ke anak, apakah mau mereka dilahirkan ke dunia ini? Pernahkan kita bertanya ke anak dulu mereka tinggal dimana? Surga atau Neraka? tentu kalo mereka jawab dari neraka kita dapat berasumsi bahwa kita menyelamatkan mereka. kalau sebaliknya? Baca entri selengkapnya »

Tiada komentar »

Autism, Susu Formula dan Menyusui

Dilampirkan adalah sebuah laporan hasil penelitian, survey mengenai hubungan Autistic Disorder dengan menyusui (susu asi) dan pemberian susu formula. Baca entri selengkapnya »

Komentar (1) »

foto-foto Tirta 7 bulan dan Wana.

foto tirta Wana dan Boneka Babi Tirta 2

Suatu karunia yang tidak ternilai, patut disyukuri.

Tiada komentar »

Susu Bayi, Cocok-cocokan

Belum lama ini si Tirta (7 Bulan umurnya) adiknya Wana mencret-mencret dan berat badanya turun 3 ons sehingga terlihat kurusan. Penanganan yang kami lakukan adalah menambah volume minum susu dan air putih, mencret tak kunjung sembuh malah disekujur badannya keluar bintik-bintik merah, tidak melepuh. Ini Gawat. Kami segera bawa ke rumah sakit, unit gawat darurat. Baca entri selengkapnya »

Komentar (9) »

Cara Mudah Memilih Mainan Anak

Setelah berkali-kali mengamati berbagai jenis mainan anak, baik dari segi bentuk, ukuran dan material (bahan dasar mainan) dan pengalaman anak saya sendiri - Si Wana sempat  ke UGD karena mainan huruf-huruf-pan terbuat dari  gabus (steorofoam), dan satu potongan yang kecil masuk ke hidungnya, terimakasih kepada dokter yang telah mengambil potongan sterofoam tersebut. Untuk memilih mainan anak yang aman, menurut saya adalah sebagai berikut : Baca entri selengkapnya »

Komentar (9) »

Akhirnya Boneka Kesayangan Hilang

Akhir Maret 2007 saya sekeluarga jalan-jalan ke Jogjakarta, saya, istri dan Wana Tirta serta tidak lupa boneka babi kesayangan si Wana. Turun di Adisucipto langsung pesan taksi ke Hotel agar cepat istirahat. Satu jam kemudian, masih pagi sekitar jam sembilanan  kami udah jalan-jalan ke tempat jualan gudeg jogja (tempat pastinya nggak hapal, deket kraton mungkin) sampai cukup siang, saat itu boneka babi masih dibawa oleh si Wana.

 Tanda-tanda boneka akan hilang dimulai ketika pada sore hari jalan-jalan ke kraton jogja, boneka tidak dibawa oleh si Wana, kemudian ketika makan malam di Malioboro boneka nyaris ketinggalan, untung tukang parkir mengantarkan boneka tersebut, tidak jadi hilang lah pada saat itu. Besoknya, saya jalan dengan Wana dan Tirta ke Galeria M untuk beli celana penyerap kotoran (susah juga padahal kalo nama mereknya pasti langsung tahu), boneka juga tertinggal di hotel H di kawasan Monjali. Nah, betulan tertinggalnya ketika kita chek out dari hotel..tidak ada boneka tersebut di mobil pada saat menuju bandara, balik lagi ke hotel kata pegawai hotel tidak ada. Baca entri selengkapnya »

Tiada komentar »

Temper Tantrum dan Tips Mengatasinya

Istilah temper tamtrum saya baca di Koran Tempo terbitan hari Minggu edisi 1 April 2007. Istilah tersebut ditujukan untuk anak-anak yang suka marah-marah tidak jelas, atau tiba-tiba saja ngamuk pada saat sedang asyik bermain atau jalan-jalan. Temper tantrum ini katanya biasa terjadi pada anak menjelang umur tiga tahun. Pas sudah dengan umur anak saya yang juga saat ini punya kebiasaan seperti di atas, tiba-tiba saja ngambek tanpa sebab, kita tanya maunya apa enggak tahu, di suruh main saja enggak mau, pegang mainan di banting atau di lempar. Pusing juga jadinya. Baca entri selengkapnya »

Komentar (4) »

“Playgroups..,Jangan..,Playgroups..?

Sebagai ayahnya Wana, saat ini saya dalam keadaan “bingung” (kata orang sunda artinya “Moro babi meunang maung”). Kenapa bingung?. Usia si Wana saat ini menjelang 3 tahun, usia yang pas untuk masuk playgroups atau semacam preschool  menurut customer servicesnya lembaga playgroups atau preschool. Kami sendiri sudah sering bertanya dan cari informasi mengenai playgroups (sampe-sampe brosurnya penuh di jok belakang) tetapi tetap saja saya kurang yakin apa iya playgroups bermanfaat buat perkembangan berbagai jenis kecerdasan anak sebelum memasuki usia sekolah. Apa nggak ada cara lain? seperti dibiarkan bermain dengan teman-teman sebayanya di lingkungan kampung, dibiarkan menangis, marah, menghitung bersama benda disekitarnya, saling bernegosiasi untuk urusan pinjam-meminjam mainan dan masih banyak lagi hal-hal lain yang mungkin tidak dapat di design di ruang playgroups atau preschool tersebut.

Sampai saat ini kami belum memutuskan apakah si Wana akan masuk playgroups atau tidak, tetapi nampaknya kalaupun masuk, kami hanya akan pilih yang sehari paling lama dua jam saja (karena kalau satu jam saja kaya lagu-nya Tika Bisono he..he..he.jadul banget). Itupun tidak ada harapan yang muluk-muluk, hanya sekedar pindah tempat bermain saja. Kalau bapak atau ibu sudah punya pelajaran atau pengalaman tolong beritahu saya yaa.

tabik

Komentar (6) »

Pak, Kenapa Gunung Itu Ngikutin Kita Terus Yaa ?

Pernah dengar pertanyaan di atas?, saya pernah. Begitu mendengar pertanyaan tersebut, saya terkejut. Daripada sibuk mencari jawabannya malah saya sibuk berpikir ”kok bisa pertanyaan tersebut dilontarkan”. Pertanyaan di atas diucapkan oleh mantan pembantu saya yang berumur 19 tahun, pada saat ikut berkendara dari Bandung menuju Bogor.  Kebetulan setelah lepas Kota Cianjur kami melewati kawasan puncak yang berbukit-bukit dan disanalah terlontar pertanyaan tersebut. Hal lain lagi yang membuat kami terkesima oleh perilaku dia adalah pada saat dia menuangkan Coca Cola (Bukan promosi yaa), dia mencampurnya dengan air putih. Ketika kami tanya kenapa di campur air putih, dia jawab dengan polosnya ” Loh kan sirup harus dicampur air pak” padahal jelas-jelas yang dia pegang adalah botol coca-cola dan dia sendiri yang membukanya. Pembantu saya itu lulusan SMP dan berasal dari sebuah Desa di ujung timur Propinsi Jawa Timur. Baca entri selengkapnya »

Komentar (7) »

Lain Tempat, Lain Perlakuan

Selama satu minggu ke belakang saya melakukan perjalanan ke wilayah Aceh Jaya, Propinsi Aceh (NAD). Dari Banda Aceh ke Calang (Ibukota Aceh Jaya) kurang lebih 8 Jam dengan menggunakan kendaraan roda empat (kebetulan nyupir sendiri). Aceh Jaya adalah kabupaten yang terparah terkena dampak tsunami, karena terletak di Pantai Barat Propinsi Aceh. Perjalanannya sendiri cukup mengasyikan sekaligus melelahkan, menyebrangi beberapa sungai dengan menaikan mobil ke atas rakit, kemudian menyusuri garis pantai berpasir dan tebing-tebing karang di pinggir laut. Juga, perkampungan penduduk di sepanjang jalan tersebut. Baca entri selengkapnya »

Komentar (7) »