Kemarin waktu ngadain acara Ulang tahun si wana di sekolahnya preschool 1, ada yang mengganjal di hati. Kebetulan saya diberi kemewahan waktu untuk mendampingi acara ultah si Wana di sekolahnya tersebut. ganjalan hatinya adalah karena saya pada awalnya menduga akan ada kemeriahan dan kebahagaian di anak-anak yang ikut merayakan ultah.
Ternyata harapan tinggal harapan, ternyata pada saat acara, anak-anaknya pada cuek bebek, Si Wana sendiri yang ulang tahun malah bengong aja liatin bolu (kue tart) begitu sebagian temen-temenya, disuruh nyanyi diem semua, disuruh tepuk tangan bengong, yang rame malah hanya para mentor dan instruktur.
he..he..he…begitulah nasib anak, belum ngerti ultah, tapi karena sudah tradisi dan gengsi orang tua yaaah sudah dirayain…
FTD said,
15 August 2007 @ 9:28 am
please decch
nayla said,
13 June 2008 @ 8:37 am
Klu aku koq malah sebaliknya ya….. hari ultah anak itu adalah saat2 yg sangat dinanti oleh anak2ku sampe umur 6 tahun. Mungkin karna aku sebagai emaknya.. heboh mempersiapkan… dan bilang ada yg nyanyi2, baju2 cantik &ganteng,dll. Sampe akhirnya saya usaha goodybag ultah anak….
Ira said,
30 April 2009 @ 8:46 am
Kalau kami belum ingin merayakan ultah anak diusia 1 – 3 tahun. Krn mereka pada dasarnya belum mengerti perayaan hari lahir mereka. Dan sebenarnya perayaan ini adalah lebih pada keinginan ortu untuk membahagiakan anak dan sebagai prestige tersendiri. Nanti pada saatnya mereka akan minta sendiri untuk dirayakan hari ultahnya. Biasanya pada saat mereka sdh pintar berbicara, dan melihat acara ultah teman-teman sekolahnya, baru deh mereka akan minta dirayakan kepada kita…