Susu Bayi, Cocok-cocokan
Belum lama ini si Tirta (7 Bulan umurnya) adiknya Wana mencret-mencret dan berat badanya turun 3 ons sehingga terlihat kurusan. Penanganan yang kami lakukan adalah menambah volume minum susu dan air putih, mencret tak kunjung sembuh malah disekujur badannya keluar bintik-bintik merah, tidak melepuh. Ini Gawat. Kami segera bawa ke rumah sakit, unit gawat darurat.
Setelah diperiksa oleh dokter ternyata si Tirta mencret (diare kata dokter) karena susu formula yang diberikan mengandung laktosa, nah tubuh si Tirta ini katanya intoleransi terhadap laktosa. Saran dokter adalah, sementara, mengganti susu formula si Tirta ini dengan yang free lactosa sampai diare-nya sembuh.
Setelah kurang lebih 3 hari, mencretnya hilang dan bintik-bintik merah (muncul akibat respon tubuh terhadap panas dalam) juga hilang. Balik ke susu formula yang awal,..eehh belum satu hari si Adik sudah mencret lagi. Ternyata memang tubuh si Tirta ini tidak berjodoh dengan susu formula yang mengandung lactosa terlalu banyak atau susu dengan kadar laktosa yang tidak bisa dia toleransi. Walhasil Si Tirta sekarang secara permanen menggunakan susu formula free lactosa. selamat tinggal susu mengandung laktosa dan ternyata harganya lebih murah he..he..he..
mojacho berkata,
Juni 4, 2007 @ 9:36 am
Saya seorang bapak baru yg sedang bingung mau bertanya, apakah benar kalau seorang bayi umur 0 bln buang airnya selalu berbentuk cair ?
sampai umur berapa selalu berbentuk cair ?
@ bagusnya tanya ke dokter anak pak, tetapi sekilas saja memang kalo anak masih minum susu kemungkinan besar eenya cair, anak saya pun begitu. setelah dia makan makanan lain seperti biskuit, buah-buahan barulah ee nya agak padat. gitu Pak.
wati berkata,
Juli 12, 2007 @ 2:53 am
mungkin saya telat memberi tanggapan, tapi mungkin bisa berguna untuk pembaca yang lain yang juga baru buka kolom ini..
menurut pengalaman saya, anak saya pada usia 0-1 bln bab nya juga encer, dan sehari bisa sampai 3-4 kali. di bawa ke dokter A, dia bilang itu wajar. tapi pada akhir bulan 1, pada saat kentut dia menjerit kesakitan, dokter A cuma menyuruh banyak2 diberi air putih.
akhirnya saya mencari dokter yang lain, langsung disuruh ganti susu, ternyata bab sudah tidak encer lagi. (ada ampasnya). setelah itu anak saya dinyatakan alergi susu sapi dan harus minum susu yang mengandung kedelai. omong2, susu tersebut gak lebih murah ya, malah lebih mahal.
sampai usia 6 bulan, dia masih gampang diare, pindah ke dokter ahli percernaan, dinyatakan pencernaan anak saya agak lemah. jadi setelah itu kami sering memberinya lacto-b (untuk memperbaikk pencernaan)
syukurlah sejak usia 1.5 tahunan anak saya sudah bisa makan segala makanan tanpa diare lagi. sampe sekarang usianya hampir 3 tahun, dia sudah menjadi :pemakan segala” yang baik
@ terima kasih Mbak bagi pengalamannya, semoga bermanfaat buat yang lain. anak saya yang kecil masih suka mencret2 nih klo susunya nggak cocok.
Firman Setiyono berkata,
Juli 16, 2007 @ 5:11 am
kalo boleh saya bertanya…. fungsi laktosa untuk bayi itu apa yach….. belum lama ini anak saya yang berumur 1,5 bulan juga kena diare… dokter juga menyarankan menggunakan susu formula yang free lactose…. apa yang terjadi dengan kondisi bayi bila tidak mendapat laktosa dalam tubuhnya…..???
Demikian pertanyaan dari saya
terima Kasih
Hermawan berkata,
Oktober 22, 2007 @ 6:42 am
Saya seorang Bapak yang memiliki anak usia 2 bulan. Mungkin ada yg bisa bantu masalah anak saya. Anak saya 3 hari ini sering mencret terutama setelah minum susu. Ee air yg disertai kotoran yang agak mengeras seperti pasir. Biasanya sebelum buang air anak saya kentut dulu seperti masuk angin. Susu yg saya berikan dari awal tidak pernah berubah dan tidak pernah mencret pada awal2 pemberian susu tsb. Banyak orang tua yang berkata bahwa itu proses pertumbuhan bayi yang akan besar atau mengalami perubahan. Sekedar info. bayi saya juga sudah mulai belajar tengkurap. Mungkinkah mitos atau pendapat ortu ini benar atau ada sesuatu yg harus yang salah dalam hal ini. Mungkin ada yg para orang tua yang bisa membantu saran kepada saya dalam hal ini. Terima kasih atas perhatiannya
Hermawan-JakTim
@Setahu saya faeces bayi akan ada perubahan pada saat mulai makan bubur atau biskuit bayi. karena sebelumnya hanya minum susu saja kan. pengalaman saya itu tidak apa-apa, tetapi untuk lebih jelas mungkin bisa konsultasi dengan dokter anak.
kate berkata,
Nopember 16, 2007 @ 2:57 am
duh saya juga bingung nih… walaupun saya belum punya anak, tapi saya punya pengalaman dengan susu formula bayi yang mengandung laktosa. kebetulan saya punya anak anjing yang induknya tidak bisa memberikan susu karena terserang radang pada ambingnya. otomatis saya memeberikan susu formula bayi ke anjing tersebut. tapi kenapa ya??? anak anjing ssaya diare dan pupnya seperti ada butir2 kecil.. kemudian saya ganti dengan susu anjing.. tenyata pupnya bagus.. sebenarnya laktosa itu penting ga sih untuk pencernaan bagi bayi?? sebab setau saya laktosa itu sangat diperlukan terutama untuk pencernaan. tapi kenapa ya pupnya encer??? thankss
Dans berkata,
April 16, 2008 @ 5:32 am
Bayi saya umurnya sekitar 3 bulanan. Baru - baru ini dia terkena mencret-mencret udah 2 hari dan di hari ke 3 mencretnya ada sedikit darah. Saya udah berusaha bawa ke Bidan,katanya mungkin dari susu formula yang gak cocok,truz saya mau kasih antibiotik kata Bidan jangan dulu..
Mohon Tanggapannya…kalau bisa mungkin ada obatnya…
Wanatirta berkata,
April 16, 2008 @ 11:29 am
Kayaknya musti di bawa ke dokter aja Pak. pengalaman di atas adalah khusus untuk setiap bayi. Memang banyak kasus bayi mencret karena tidak cocok susunya.
antisusu berkata,
Mei 13, 2008 @ 11:47 am
Memang intinya susu sapi tetap aja berbahaya.
Blom hormon pertumbuhan sapi, blom sapi di paksa jadi kanibal, blom infeksi pada puting sapi, blom kandungan antibiotik dan sulfur pada sapi
susu the most political food in the world
Dany Andriawan berkata,
Juli 19, 2008 @ 5:49 am
Anak saya umur 2 bulan, udah 3 hari ini pup nya mencret, tapi dikit - dikit padahal gak pake susu formula, ada yang tau gak kira kira kenapa ya, trus ada obatnya gak?]