Dulu waktu saya kecil dan sampai sekitar SMA-an lah mungkin, masih punya pemikiran bahwa anak cerdas atau pinter adalah anak yang sering mendapat nilai matematika, fisika dan kimianya 10. Saat itu, saya menganggap bahwa anak yang berada di kelas IPA (dulu disebut juga A satu, kenapa bukan A tiga yaa?) adalah anak yang relatif lebih pinter dibanding yang masuk IPS ( A dua atau A tiga). Kadang-kadang juga saat ikut nimbrung acara ibu-ibu, sesekali terdengar para ibu bergosip dengan membanggakan anaknya yang masuk IPA atau kuliah di Tehnik (yang pastinya dulu kalo sekolah di tehnik akan mendapat gelar Tukang Insinyur).